DETAIL DOCUMENT
EVALUASI INTERAKSI OBAT TERHADAP PASIEN HIPERTENSI PADA GERIATRI DI KLINIK SARTIKA KABUPATEN LAMONGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
Muhammad, Lazuar Hakim
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-05-20 07:53:12 
Abstract :
ABSTRAK Lazuar, Muhammad. 2021. Evaluasi Interaksi Obat Terhadap Pasien Hipertensi Pada Geriatri Di Klinik Sartika Kabupaten Lamongan. Karya Tulis Ilmiyah Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Lamongan. Pembimbing (1) apt. Irma Susanti M.Farm, (2) Muhammad Ganda Saputra, SST., M.Kes Hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik menjadi lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik menjadi lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam kondisi cukup istirahat. Penyakit ini sangat berbahaya dan sangat sering dijumpai di masyarakat. Kebanyakan penyakit hipertensi diderita pada geriatri, dan berada pada resiko yang signifikan untuk masalah terkait obat dan merupakan faktor resiko utama untuk Drug Drug Interactions (DDIs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kategori interaksi obat terhadap pasien hipertensi pada geriatri di Klinik Sartika Kabupaten Lamongan. Desain penelitian ini adalah deskriptif, pasien yang mengalami hipertensi primer dengan usia >60 tahun yang menggunakan obat hipertensi. Sampel yang digunakan adalah resep pasien hipertensi di Klinik Sartika Kabupaten Lamongan pada bulan November-Desember 2020. Teknik sampling menggunakan Total sampling. Data yang digunakan bersifat retrospektif. Data tersebut diolah menggunakan aplikasi Drugs.com dan kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahan interaksi yang terjadi. Analisis data dengan editing, tabulating dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian diperoleh 95 lembar resep dan ditemukan kejadian interaksi obat pada 78 pasien (82%), terdapat 3 pasien yang mengalami 2 interaksi obat. Terdapat potensi interaksi obat sebanyak 78 responden. Potensi interaksi dengan tingkat keparahan minor terjadi sebanyak 23 kasus (29%), moderate sebanyak 48 kasus (62%), dan major sebanyak 7 kasus (9%). Tingginya potensi kejadian interaksi obat selama pengobatan dapat berpengaruh pada ketercapaian efek terapi dan meningkatkan resiko efek samping. Diharapkan bagi pasien hipertensi pada geriatri untuk meningkatkan kepatuhan dalam melakukan pengobatan hipertensi sesuai dengan anjuran dokter dan melakukan pemeriksaan rutin tekanan darah minimal sekali dalam sebulan untuk mengurangi risiko komplikasi sehingga meminimalisir untuk mencegah terjadinya interaksi. Maka dari itu dokter dan apoteker membutuhkan perhatian lebih untuk memaksimalkan efektivitas terapi pasien dan tindakan pencegahan terhadap potensi interaksi obat yang mungkin terjadi. Kata Kunci: Hipertensi, Geriatri, Interaksi Obat 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Lamongan