Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
Naily, Maulidiyah Shohifa Al-Ulya
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-05-23 01:48:26
Abstract :
ABSTRAK
Naily Maulidiyah Shohifah Al Ulya. 2021. Evaluasi Pengetahuan Penggunaan
Antasida pada Pasien Gastritis di Puskesmas Karangkembang.
Karya tulis Ilmiah Program Studi D3 Farmasi Universitas
Muhammadiyah Lamongaan. Pembimbing (1) apt. Irma Susanti, M.Farm
(2) Muhammad Ganda Saputra, M.kes.
Gastritis merupakan gangguan saluran pencernaan yang disebabkan oleh tidak
teraturnya pola makan, konsumsi kopi, teh, minuman bersoda, alkohol dan
makanan yang pedas, serta kondisi stress. Terapi gastritis digolongkan
berdasarkan mekanisme kerjanya, yaitu menetralkan asam lambung (misalnya:
antasida), mengurangi sekresi asam lambung (misalnya: proton pump inhibitor,
H-2 blocker), melapisi mukosa lambung (misalnya: sucralfat, bismut koloid), dan
membunuh kuman penyebab infeksi lambung (amoksisilin dan tetrasiklin). Salah
satu obat terbanyak yang digunakan adalah antasida. Antasida merupakan obat
yang biasa digunakan untuk mengatasi gangguan lambung. Secara umum
masyarakat menggunakan obat antasida dengan cara langsung ditelan tanpa di
kunyah saat sebelum dan sesudah makan sehingga terjadi kesalahan saat
mengkonsumsi antasida. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi
pengetahuan pasien gastritis terhadap penggunaan antasida di Puskesmas
Karangkembang Babat Kabupaten Lamongan. Desain penelitian ini adalah
penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability
sampling dengan populasi seluruh pasien bulan Maret-Mei 2021 di Puskesmas
Karangkembang Babat Kabupaten Lamongan. Pengumpulan data menggunakan
kuesioner tertutup dan pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengetahuan pasien gastritis pada penggunaan obat antasida diperoleh dari 91
responden hampir setengahnya masih berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 41
responden (45,06%), berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 35 responden (38,46%)
dan sebagian kecil berpengetahuan baik yaitu sebanyak 15 responden (16,48%).
Pengetahuan tergolong kurang dimungkinkan karena keyakinan dan kebiasaan
yang tidak tepat yang telah terjadi dalam masyarakat secara turun menurun. Maka
dari itu perlu dilakukan penyuluhan ataupun edukasi oleh petugas kesehatan untuk
meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antasida secara
tepat dan benar.
Kata Kunci: Antasida, Gastritis, Penggunaan obat, Pengetahuan