Abstract :
ABSTRAK
Diabetes Mellitus merupakan merupakan suatu kelompok penyakit metabolik
dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin,
kerja insulin atau kedua-keduanya. Keadaan hiperglikemia yang terus menerus
dapat mengakibatkan adanya Penurunan Sirkulasi Darah Kaki dan jika
berlangsung lama akan timbul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
adanya pengaruh jalan cepat 30 menit terhadap peningkatan sirkulasi darah kaki
pada penderita Diabetes Mellitus di Desa Blongsong Kecamatan Baureno
Kabupaten Bojonegoro.
Desain penelitian menggunakan pra-experiment one group pretest-posttest design.
Populasinya adalah penderita Diabetes Mellitus di Desa Blongsong Kecamatan
Baureno Kabupaten Bojonegoro pada bulan 23 Februari-23 Maret 2016 sebanyak
32 responden. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling.
Instryment menggunakan alat sphygmomanometer, stetoskop untuk pre dan post
intervensi. Data penelitian ditabulasi dan dianalisa menggunakan uji Paired t-test
dengan taraf signifikansi < 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami nilai ABPI
yang normal sesudah diberi perlakuan jalan cepat 30 menit. Hasil uji Paired t-test
didapatkan nilai p = 0,000 dimana p < 0,05.
Melihat hasil penelitian, maka perlu adanya sosialisasi dalam penatalaksanaan
jalan cepat 30 menit yang dilakukan oleh penderita Diabetes Mellitus yang dibina
oleh tenaga kesehatan.
Kata Kunci : Jalan cept 30 menit, Sirkulasi darah kaki, Diabetes Mellitus