Abstract :
ABSTRAK
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis progestif yang ditandai dengan
ketidakmampuan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat, lemak dan
protein, mengarah ke hiperglikemia. Kejadian PAD (Pheriperal Arterial Disease)
terjadi karena adanya lemak aterosklerosis yang menumpuk pada pembuluh darah
arteri yang mengganggu aliran darah, Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui adanya pengaruh senam kaki terhadap kejadian PAD (Pheriperal
Arterial Disease) pada penderita Diabetes Mellitus di Desa Pangean Kecamatan
Maduran Kabupaten Lamongan.
Desain penelitian menggunakan pra-experiment one group pretest-posttest design.
Populasinya penderita Diabetes Mellitus di Desa Pangean Kecamatan Maduran
Kabupaten Lamongan pada 25 Februari-25 Maret 2016 sebanyak 30 responden.
Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling. Instrument
menggunakan alat sphygmomanometer, stetoskop untuk pre-post intervensi. Data
penelitian ditabulasi dan dianalisa menggunakan uji Paired t-test dengan taraf
signifikansi < 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami nilai ABPI
yang normal sesudah diberikan senam kaki. Hasil uji Paired t-test didapatkan nilai
p = 0,000 dimana p < 0,05
Melihat hasil penelitian, maka perlu adanya sosialisasi dalam penatalaksanaan
senam kaki yang dilakukan oleh penderita Diabetes Mellitus yang dibina oleh
tenaga kesehatan.
Kata Kunci : Senam kaki, Pheriperal Arterial Disease, Diabetes Mellitus.