Abstract :
Diabetes mellitus termasuk penyakit degeneratif yang banyak ditemukan di dunia
dan meningkat setiap tahunnya. Masalah dari penelitian ini adalah masih
tingginya penderita diabetes mellitus di Desa Sumberrejo, Kecamatan Sumberrejo
Bojonegoro. Diabetes mellitus dapat diatasi dengan pengobatan herbal salah
satunya dengan daun sirih merah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya
perbedaan kadar gula darah sebelum dan sesudah pemberian daun sirih merah.
Desain penelitian studi mengunakan Pre-eksperimental dengan pendekatan one
group pretest-postest design. Populasi seluruh penderita yang mempunyai kadar
gula darah tinggi di Desa Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro pada
bulan Februari 2016, besar sampel 25 sampling dengan teknik consecutive
sampling. Variable dalam penelitian ini adalah kadar gula darah dengan perlakuan
pemberian infusum daun sirih merah dan memberikan penilaian terhadap
pengaruh pemberian infusum daun sirih merah . Cara pengumpulan data dengan
observasi. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test dengan tingkat
kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian daun sirih merah rata-rata kadar
gula darahnya yaitu 222 mg/dl dan sesudah diberikan daun sirih merah rata-rata
kadar gula darahnya yaitu 117 mg/dl dengan nilai t = 7.712 p = 0.000. Sehingga
terdapat perbedaan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus sebelum dan
sesudah pemberian infusum daun sirih merah.
Berdasarkan hasil penelitian diatas adanya terapi non farmakologis dalam
menurunkan kadar gula darah dapat meningkatan peran petugas kesehatan untuk
mengadakan penyuluhan tentang pemberian infusum daun sirih merah untuk
menurunkan kadar gula darah.
Kata kunci : Kadar Gula Darah, Daun Sirih Merah