Abstract :
ABSTRAK
Amri M. Ulil.2016. Hubungan tingkat Stres Dengan Peningkatan Tekanan
Darah Pada Pasien Hipertensi di IGD Rumah Sakit Muhammadiyah
Babat Lamongan. Skripsi Program S1 Keperawatan, STIKES
Muhammadiyah Lamongan. Pembimbing : (1). Cucuk Rahmadi, S.Kp,
M.Kep., (2). Ati’ul Impartina, SST., M.Kes.
Hipertensi merupakan penyakit yang sering dikenal sebagai tekanan darah tinggi.
Data dari Rumah Sakit Muhammadiyah babat menunjukan bahwa jumlah
penderita Hipertensi pada tahun 2014 telah mencapai 943 orang. Tujuan
penelitian ini adalah mengetahui kejadian hubungan tingkat stres dengan
peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi di IGD Rumah Sakit
Muhammadiyah Babat tahun 2016.
Desain Penelitian ini menggunakan pendekatan Analitik dengan desain cross
sectional.
Variabel independennya adalah tingkat stres dan variabel dependennya adalah
tekanan darah. Populasinya adalah pasien hipertensi di IGD Rumah Sakit
Muhammadiyah Babat Lamongan. Sebesar 30 Sampel penelitian ini sebanyak 28
responden Hipertensi pada bulan Februari-23 Maret 2016 di IGD Rumah Sakit
Muhammadiyah Babat Lamongan. Metode sampling adalah simple random
sampling instrumuen yang digunakan observasi, kuesioner tertutup data dianalisis
dengan menggunakan uji koefiisien kontigensi dengan tingkat kemaknaan α= 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan p=0,012 dimana berarti p< 0,05
yang artinya ada hubungan tingkat stres dengan peningkatan tekanan darah pada
pasien hipertensi di IGD Rumah Sakit Muhammadiyah Babat Lamongan.
Melihat hasil penelitian maka diperlukan upaya untuk mengelola stress sehingga
tekanan darah pada hipertensi dapat menurun dengan meditasi progresif
,biofeedback, latian olaraga dan pola makan diet
Kata kunci: Tingkat Stres dan Tekanan Darah hipertensi