Abstract :
ABSTRAK
Nurul, Richa. 2016. Hubungan Peran Orang Tua Dengan Perkembangan
Motorik Halus Anak Usia 1-3 Tahun (Toddler) Di Desa
Kedungkumpul Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Skripsi
Program Studi SI Keperawatan, STIKES Muhammadiyah Lamongan.
Pembimbing : (1) Lilis Maghfuroh, S.Kep.,Ns.,M.Kes (2) Hj. Andri Tri
K.N, SSiT.,M.Kes
Anak toddler merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan dimulai dari usia
1 sampai 3 tahun. Perkembangan dibagi menjadi 4 salah satunya yaitu motorik
halus. Motorik halus merupakan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu yang
melibatkan bagian tubuh tertentu tapi memerlukan koordinasi yang cermat.
Berdasarkan survei awal pada 10 anak didapatkan 3% anak perkembangan
motorik halusnya suspect. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran
orang tua dengan perkembangan motorik halus anak toddler.
Desain penelitian Korelasi Analitik dengan metode Cross Sectional, populasi 35
dan sampel 33 menggunakan Simple Random Sampling. Pengambilan data
menggunakan kuesioner tertutup dan observasi DDST. Data dianalisa program
SPSS 16.0 for windows, kemudian data diuji menggunakan Rank Spearman
dengan Ï< 0.05.
Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah (48.5%) orang tua mengalami
peran cukup Sedangkan sebagian besar (72.7%) perkembangan motorik halus
pada anak usia toddler normal. Uji statistik di dapatkan p 0,000 (Ï< 0.05) rs 0,657
artinya ada hubungan yang tinggi antara peran orang tua dengan perkembangan
motorik halus anak usia toddler.
Maka perlu adanya peran orang tua yang baik agar dalam melakukan
perkembangan motorik halus anak toddler normal sesuai tahap perkembangannya.
Kata Kunci : Peran Orang Tua, Perkembangan Motorik Halus toddler