Abstract :
ABSTRAK
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang menyelenggarakan
upaya kesehatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan
penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), pemulihan kesehatan
(rehabilitatif),dilaksanakan secara menyeluruh,terpadu, dan berkesinambungan.
Perencanaan merupakan proses kegiatan seleksi sediaan farmasi dan bahan medis
habis pakai untuk menentukan jenis dan jumlah sediaan farmasi dalam rangka
pemenuhan kebutuhan Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui
gambaran perencanaan obat di UPT Puskesmas Turi Lamongan
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan
pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu mengambil semua
anggota populasi menjadi sampel.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perencanaan obat yang dilakukan
oleh UPT Puskesmas Turi Lamongan diajukan ke GFK yaitu sebesar 52%, obat
yang diterima dari GFK sebagian besar telah sesuai namanya dengan pengajuan
perencanaan sebesar 73%, masih banyak obat yang diterima dari GFK jumlahnya
kurang dari perencanaan sekitar 33%, dan metode perencanaan yang digunakan
oleh UPT PuskesmasTuri Lamongan adalah metode gabungan.
Dilihat dari hasil penelitian ini disarankan dalam melakukan perencanaan obat
Puskesmas harus lebih memperhatikan jumlah pengajuan obat, rencana
pengajuannya serta waktu penerimaan obat agar tidak sampai terjadi kekosongan
obat maupun terjadinya penumpukan obat di Gudang Obat
Kata Kunci : Perencanaan Obat, Puskesmas, Total Sampling