DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEJADIAN BURNOUT SYNDROME DI RUMAH SAKIT ISLAM MUHAMMADIYAH SUMBERREJO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
Sari, Sheviana Puspita
Subject
S1 Keperawatan 
Datestamp
2023-11-24 08:39:13 
Abstract :
Self efficacy merupakan keyakinan yang dimiliki oleh seseorang untuk mengontrol dirinya sehingga ia mampu mengatasi berbagai tuntutan pekerjaan. Individu yang memiliki self efficacy rendah akan mengalami kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi yang disebut dengan burnout syndrome. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kejadian burnout syndrome di Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan menggunakan teknik random sampling didapatkan 57 perawat sebagai responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self report information form dan kuesioner maslach burnout inventory. Penelitian ini didapatkan hasil sebagian besar perawat memiliki self efficacy sedang sebanyak 31 (54,4%) dan sebagian besar perawat mengalami burnout syndrome ringan sebanyak 42 (73,7%). Data penelitian dianalisis menggunakan uji spearman rank dengan tingkat kesalahan ? = 0,05. Diperoleh hasil penelitian nilai p=0,984 dan nilai rs=0,003 yang artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan burnout syndrome pada perawat di Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo. Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan perawat memiliki self efficacy yang tinggi sehingga dapat mengontrol diri dengan baik, mampu meyakini dan menilai sejauh mana dirinya bisa mengatasi berbagai persoalan dengan berbagai kondisi yang dihadapi agar tidak terjadi burnout syndrome. Kata Kunci : Burnout Syndrome, Self Efficacy 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Lamongan