Abstract :
Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang sering kita jumpai di masyarakat
sekitar terutama pada lansia, penyakit ini sangat beresiko karena bisa
menyebabkan komplikasi diabetes bagi penderitanya. Variabel independen
hidroterapi dan brisk walking dan variabel dependen penurunan gula darah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hidroterapi dan brisk
walking terhadap Penurunan Gula Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di
Desa Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.
Desain penelitian ini menggunakan metode Pra Eksperimental dengan pendekatan
One-group pre-post test design. Populasi sebanyak 31 lansia, menggunakan
Teknik simple random sampling didapatkan sebanyak 31 lansia. Data penelitian
ini diambil dengan menggunakan glukometer. Setelah ditabulasi data yang
dianalisis dengan menggunakan uji Wilcxon Sign Rank Test dengan tingkat
kemaknaan p= <0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi 31 responden ini
mengalami diabetes mellitus dengan gula darah <125mg/dl. Setelah diberikan
terapi responden mengalami pradiabetes (32,3%), Berdasarkan hasil data diatas
didapatkan uji statistik dengan nilai signifikan p sign = <0,001 (p<0,05). sehingga
H1 diterima yang artinya terdapat pengaruh hidroterapi dan brisk walking
terhadap penurunan gula darah pada lansia di Desa Sukosewu Kabupaten
Bojonegoro.
Dengan demikian peneliti mengharapkan agar lansia penderita diabetes mellitus
dapat dengan rutin melakukan hidroterapi dan brisk walking secara mandiri untuk
menurunkan gula darahnya. Karena hidroterapi dan brisk walking memiliki
manfaat yaitu untuk melancarkan sirkulasi darah dan merangsang syaraf pada kaki
menuju organ vital salah satunya yaitu hormon insulin yang dapat menghatur gula
dareah pada manusia.
Kata Kunci : Hidroterapi, Brisk walking, Lansia, Diabetes Mellitus