Abstract :
ABSTRAK
Zuliati.Apridio 2016. Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap
Penurunan Frekuensi Hot Flushes Pada Ibu Klimakterium Di Desa
Rejosari Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Skripsi Program
Studi S1 Keperawatan, STIKES Muhammadiyah Lamongan.
Pembimbing: (1) Diah Eko Martini, Ns., M.Kep.(2) Faizatul Ummah,
SSiT., M.Kes.
Hot flushes merupakan masalah yang sering timbul ketika seseorang wanita
berada di masa klimakterium. Hasil survey awal didapatkan hampir 60% wanita
klimakterium yang mengalami hot flushes. Tujuan penelitian ini guna mengetahui
pengaruh pemberian susu kedelai terhadap penurunan frekuensi hot flushes pada
ibu klimakterium.
Desain penelitian menggunakan metode pra eksperimental one group pretestposttest
design. Populasinya ibu klimakterium yang mengalami hot flushes di
Desa Rejosari Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan pada bulan Februari 2016
dan besar sampel 36 responden dengan teknik Simple Random Sampling. Variable
independent adalah pemberian susu kedelai sedangkan variable dependent adalah
frekuensi hot flushes. Data penelitian diambil melalui wawancara tentang rasa
panas atau hot flushes yang dirasakan sebelum dan sesudah diberikan terapi susu
kedelai selama 14 hari pada pagi dan malam hari. Setelah ditabulasi, ada dianalisis
dengan Uji Paired T Test dengan tingkat kemaknaan 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan susu kedelai frekuensi hot
flushes rata-rata lebih tinggi yaitu 7.9 kali dalam sehari, sesudah diberikan susu
kedelai frekuensi hot flushes rata-rata lebih rendah yaitu 3.9 dalam sehari.
Terdapat pengaruh pemberian susu kedelai terhadap penurunan frekuensi hot
flushes pada ibu klimakterium, nilai t= 10.687 dan p= 0,000.
Melihat hasil penelitian ini maka dianjurkan untuk para ibu klimakterium yang
mengalami hot flushes mengkonsumsi susu kedelai untuk mengurangi hot
flushes.
Kata kunci : Hot Flushes, Klimakterium, Susu Kedelai