Abstract :
ABSTRAK
Penurunan fungsi fisiologis pada lansia sering menyebabkan terjadinya
berbagai masalah psikososiogeriatri. Lansia memiliki resiko yang tinggi untuk
mengalamidepresi. Depresi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal
ataupun eksternal. Tujuan peneliti untuk menganalisa hubungan tingkat depresi
dengan pola makan pada lansia di desa Ngguyangan Kecamatan Trucuk
Kabupaten Bojonegoro tahun 2015
Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional,
populasi 52 orang, sampel 46 lansia, teknik pengambilan sampel simple random
sampling. Variabel independent tingkat depresi dan variable dependent pola
makan Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian dilakukan
pengolahan data dengan cara editing, coding, scoring, tabulating dan dilakukan
analisa data menggunakan spearman rho
Hasil penelitian menunjukkan dari 46 lansia yang memiliki tingkat depresi
sedang memiliki pola makan yang tidak teratur sebanyak 18 lansia (39,1%).
Kesimpulannya adalah Ada hubungan tingkat depresi dengan pola makan
pada lansia di desa Ngguyangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro tahun
2015. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan serta
meningkatkan motivasi untuk berobat secara teratur sehingga dapat mengurangi
angka kejadian depresi pada lansia.
Kata kunci : depresi, pola makan, lansia