Abstract :
ABSTRAK
Masa nifas (puerperium) dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika
alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas terdapat
momen penting bagi seorang ibu yaitu proses menyusui, seringkali ibu menyusui
mengalami masalah puting susu lecet. Puting susu lecet dapat diatasi dengan
melakukan perawatan payudara yang tepat. Tujuan penelitian adalah untuk
mengetahui hubungan perawatan payudara dengan kejadian puting susu lecet
(cracked nipple).
Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional besar
populasi adalah 35 responden ibu nifas, sampel yang diambil sebanyak 33
responden ibu nifas dengan teknik simpel random sampling, pengumpulan data
menggunakan kuesioner tertutup dan lembar observasi, setelah terkumpul data
ditabulasi dan di analisa menggunakan uji chi-square .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya ibu nifas melakukan
perawatan payudara tidak tepat dan puting susu lecet. Sedangkan hasil uji statistik
diperoleh hasil tarif signifikan p:0,003 < 0,05 menunjukkan ada hubungan
perawatan payudara dengan kejadian puting susu lecet (cracked nipple).
Peran bidan sangat diperlukan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang
perawatan payudara yang tepat pada ibu nifas sehingga kejadian puting susu lecet
dapat dihindari dan ibu bisa optimal dalam memberikan ASI eksklusif.
Kata Kunci : Perawatan Payudara, Puting Susu Lecet (cracked nipple), Ibu nifas