Abstract :
Dalam proses pembelajaran SBdP guru menggunakan strategi ekspositori.
Akan tetapi strategi ekspositori yang dilakukan kurang maksimal. Adapun tujuan
penelitian ini untuk mengetahui analisis strategi ekspositori yang guru lakukan dalam
pembelajaran SBdP kelas VI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan
bersifat deskriptif yang dilakukan di MI Muhammadiyah 1 Kesambi. Data yang
diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan
dengan menggunakan triangulasi teknik, waktu dan sumber. Peneliti mengambil
sampel 5 siswa dan 1 guru untuk diwawancarai.
Berdasarkan hasil analisa bahwa strategi ekspositori selalu diterapkan di kelas
VI, akan tetapi guru kurang memahami strategi ekspositori sehingga pembelajaran
yang dilakukan kurang maksimal. Selain itu, guru SBdP hanya memahami SBdP
dalam aspek seni rupa dikarenakan guru SBdP merupakan guru kelas yang baru
mengajar SBdP kurang lebih dua tahun sehingga guru dan siswa bersama-sama
mempelajari mengenai SBdP. Faktor yang mendukung strategi ekspositori yaitu
dapat mengetahui kemampuan pemahaman siswa kelas VI, strategi ekspositori dapat
menjangkau jumlah siswa yang banyak, dan strategi ekspositori sangat efektif.
Faktor penghambat strategi ekspositori adalah pemahaman guru mengenai strategi
ekspositori kurang, siswa merasa bosan, kurangnya komunikasi antara guru dan
siswa, dan strategi ekspositori tidak dapat mengetahui karakter siswa.
Dapat disimpulkan bahwa strategi ekspositori tepat diterapkan di kelas VI.
Dengan penerapan strategi ekspositori yang telah dilakukan oleh guru pada
pembelajaran SBdP dapat menumbuhkan pemahaman, keaktifan, kreatifitas dan rasa
antusias siswa terhadap pembelajaran SBdP. Disamping itu, guru perlu
meningkatkan kualitas pembelajaran SBdP dengan lebih memahami mengenai
strategi ekspositori dan aspek SBdP yang lainnya agar pembelajaran yang dilakukan
dapat terlaksana secara maksimal.