Abstract :
SDN 2 Pengangsalan telah menerapkan kurikulum merdeka sejak tahun 2023.
Terdapat permasalahan pendidikan karakter dimensi kreatif tema gaya hidup
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan
karakter dimensi kreatif pada tema gaya hidup berkelanjutan siswa kelas IV SDN 2
Pengangsalan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek pada
penelitian ini adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV SDN 2 Pengangsalan.
Menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini
menggunakan keabsahan data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian ini bahwa: 1) Pendidikan karakter dimensi kreatif tema
gaya hidup berkelanjutan siswa kelas IV SDN 2 Pengangsalan tergolong kurang
terlihat. Hal ini ditinjau berdasarkan indikator dimensi kreatif yang meliputi: siswa
kurang mampu menghasilkan ide baru, siswa kurang mampu menghasilkan karya,
dan siswa kurang mampu mencari alternatif solusi atau membandingkan ide-ide
dengan teman-temannya 2) Terdapat tiga faktor pendukung yaitu siswa mudah
memahami materi karena berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari,
guru menggunakan media pembelajaran saat menjelaskan materi, dan guru
mendesain pembelajaran yang melibatkan karakter dimensi kreatif di berbagai mata
pelajaran contohnya di mata pelajaran SBDP dan IPAS 3) Terdapat tiga faktor
penghambat yaitu siswa belum diberikan materi namun lebih dulu menyampaikan
ketidakmampuan dalam mengikuti pembelajaran terutama saat pembelajaran
berbasis projek, siswa kurang tertarik pada pembelajaran terutama pada
pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) jadi guru perlu
memotivasi siswa, dan siswa juga mengalami kesulitan memahami penjelasan
materi dari guru, karena siswa tidak terbiasa menggunakan bahasa Indonesia.