Abstract :
Penelitian ini berfokus pada pengaruh model problem based learning berbasis
Hybridterhadap hasil belajar siswa. Tujuan penelitian yang adalah untuk
mengetahui apakah terdapat pengaruh dengan menggunakan model pembelajaran
problem based learning berbasis Hybridterhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN
Bayemgede 2 Kepohbaru.
Model Problem Based Learning berbasis Hybridmerupakan penggabungan
antara Model pembelajaran Problem Based Learning dan Hybrid Learning atau
pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Model ini memanfaatkan LCD
Proyektor dan E-learning untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah .
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan teknik random
sampling. Sample yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 2 kelas yang terdiri
dari kelas IV A sebanyak 20 siswa dan IV B sebanyak 20 siswa di SDN
Bayemgede 2.
Hasil perhitungan selisih nilai posttest kelas eksperimen dan kontrol yang
menunjukkan bahwa kelas eksperimen menunjukkan bahwa t hitung memiliki nilai
rata-rata (86, 00), sedangkan untuk kelas kontrol menunjukkan bahwa t tabel nilai
rata-rata (77, 00) maka t hitung > t tabel pada taraf signifikasi 0,05. Dari hasil rata-
rata yang telah diperoleh dikuatkan kembali dengan uji independen sample t test
untuk mengetahui adanya pengaruh variabel bebas (problem based learning
berbasis hybrid) terhadap variabel terikat (hasil belajar siswa). Berdasarkan hasil
uji tersebut diperoleh hasil yang dapat dilihat dalam kolom sig. (-2 tailed)
memperoleh hasil 0,000. Kriteria tersebut telah ditentukan, jika sig. (2-tailed) <
a = 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dengan begitu, terdapat pengaruh
model problem based learning berbasis Hybridterhadap hasil belajar siswa kelas IV
SDN Bayemgede 2.