Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
PUTRI, MEITA CATUR KURNIA
Subject
Fakultas Ilmu Kesehatan
Datestamp
2024-09-17 06:21:38
Abstract :
Komplain pasien menjadi fenomena penting yang harus diperhatikan rumah sakit
karena dampaknya berhubungan langsung dengan pasien dan berpengaruh
terhadap citra rumah sakit. Mengantisipasi hal tersebut selayaknya rumah sakit
membentuk unit manajemen komplain yang dilihat sebagai sistem input, process
dan output. Tujuan penelitian mengetahui penanganan keluhan pasien di Rumah
Sakit Umum Muhammadiyah Babat. Penelitian menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling. Informan adalah ketua tim manajemen komplain, kepala
bidang pelayanan dan penunjang medis, anggota tim manajemen komplain.
Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan telaah dokumen.
Analisis data menggunakan reduksi data, display data, penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan input: petugas belum pernah mengikuti pelatihan
khusus peningkatan kompetensi penanganan komplain, sarana prasarana yang
dimiliki yaitu kotak saran dan ruangan khusus. SOP penanganan komplain dalam
tahap revisi, belum adanya anggaran khusus tim komplain. Process: proses
penanganan komplain yang diberikan tim komplain Rumah Sakit Umum
Muhammadiyah Babat mulai dengan mendengarkan dan memahami, klarifikasi
dan penyamaan persepsi, penjelasan dan permohonan maaf, solusi penanganan,
tindak lanjut. Output: Komplain yang diterima sudah dapat terselesaikan. Akan
tetapi, belum terdapat tanda tangan penanganan keluhan atau arsip sebagai bukti
bahwa komplain telah terselesaikan. Diharapkan pihak rumah sakit mengadakan
pelatihan khusus peningkatan kompetensi terkait penanganan komplain, dan tim
komplain melakukan monitoring evaluasi terkait penyesuaian SOP supaya
pelaksanaannya berjalan dengan baik dan tertib.