Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
SALSABIL, MUHAMMAD HAFIDZ
Subject
S1 Teknik Komputer
Datestamp
2024-09-18 07:21:25
Abstract :
Metode Analytical Hierarchy Process banyak digunakan untuk menunjukkan
pengambilan keputusan yang sangat efektif untuk masalah yang kompleks.
Penentuan prioritas menurut metode AHP dilakukan dengan beberapa tahap.
Penelitian ini menggunakan Dokumen atau Data Asset Pemeliharaan Trafo Listrik
di PT. PLN (Persero) ULP Lamongan, Wawancara dengan Supervisor bagian
Teknik. Terdapat empat bobot prioritas kriteria tersebut yaitu Ampere dengan nilai
(0,00465), Tegangan Trafo dengan nilai (0,04773), Daya Trafo dengan nilai
(0,04773) dan Tahun Pembuatan dengan nilai (0,00465). Pada penentuan hasil akhir
yaitu dengan menghitung perkalian antara bobot prioritas per sub-kriteria dengan
bobot prioritas kriteria bisa dilihat pada tabel 4.36. Hasil penelitian ini dapat
memberikan informasi dalam pengolahan data dan perhitungan penentuan kondisi
trafo listrik dengan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Analytical
Hierarchy Process (AHP) dengan 4 parameter. Hasil pengujian sistem pendukung
keputusan menunjukkan tingkat konsistensi yang baik sesuai dengan standart rasio
konsistensi Analytical Hierarchy Process (AHP). Penerapan metode AHP pada
sistem pendukung keputusan penentuan kondisi trafo listrik berbasis web ini dapat
melakukan pengolahan data pengambilan keputusan berupa nilai rangking 1 hingga
10. Rangking teratas harus mendapat perhatian khusus karena rawan kerusakan
pada trafo. Sistem ini dapat digunakan untuk membantu dalam mengidentifikasi
kondisi trafo listrik di PT. PLN ULP Lamongan. Dengan memperhatikan hasil
(0,4278) pada rangking 1 dan rangking 2 (0,4219) rangking 3 yaitu (0,4043). Hasil
perbandingan ini berdasarkan perhitungan hasil akhir dengan Tingkat akurat 87%.