Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji terkait peran kinerja
keuangan yakni profitabilitas yang diproksikan menggunakan return on asset,
leverage yang diproksikan menggunakan debt to equity ratio, likuiditas yang
diproksikan menggunakan current rasio, ukuran perusahaan dan dewan komisaris
terhadap pengungkapan corporate social responsibility (CSR) pada sub sektor
makanan dan minuman. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan data
sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang bersumber dari website Bursa
Efek Indonesia www.idx.com. Populasi yang digunakan yaitu seluruh perusahaan
sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada
periode 2018-2022. Berdasarkan metode purposive sampling, total sampel
penelitian sebanyak 17 perusahaan dengan 5 tahun penelitian. Penelitian
menggunakan metode regresi linear berganda dengan alat uji IMB SPSS versi
22.0 (Statistical Program For Social Science). Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa secara simultan variabel profitabilitas, leverage, likuiditas, ukuran
perusahaan, dan dewan komisaris berpengaruh terhadap pengungkapan CSR
dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara persial, rasio profitabilitas dengan
signifikan 0,476 tidak dapat berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, rasio
leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR dengan signifikan 0,589,
rasio likuiditas dengan signifikan 0,657 tidak berpengaruh terhadap
pengungkapan CSR, sedangkan pada ukuran perusahaan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap pengungkapan CSR dengan nilai signifikan 0,037, dan dewan
komisaris berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR dengan
nilai signifikan 0,039.