DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP MEKANISME KOPING PADA PENDERITA KUSTA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS LAMONGAN, TURI, DAN SUKODADI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
HARI, UTOMO
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2020-04-17 02:19:46 
Abstract :
ABSTRAK HARI UTOMO, 2017. Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Terhadap Mekanisme Koping pada Penderita Kusta di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Lamongan, Turi, dan Sukodadi. Skripsi Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKES Muhammadiyah Lamongan. Pembimbing: (1) Moh. Saifudin, S.Kep., Ns, S.Psi, M.Kes (2) Hj. Siti Solikhah, S.Kep., Ns, M.Kes. Kusta adalah penyakit menular yang menimbulkan masalah yang sangat kompleks, selain medis, juga masalah sosial dan ekonomi. Stress yang dialami oleh penderita kusta akan mendorong penderita menggunakan strategi pemecahan masalah (mekanisme koping). Salah satu upaya untuk mendorong penderita kusta untuk menggunakan mekanisme koping yang konstruktif adalah pemenuhan kebutuhan informasi dengan pemberian pendidikan kesehatan. Desain dalam penelitian ini adalah pra eksperimental dengan menggunakan One Group pratest-posttest design. Tehnik sampling menggunakan nonprobability sampling. Sampel yang diambil sebanyak 30 responden yaitu penderita kusta yang berobat di UPT Puskesmas Lamongan, Turi, dan Sukodadi pada tahun 2016 dan 2017. Data diambil menggunakan kuesioner tertutup dengan membandingkan mekanisme koping sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Setelah ditabulasi data dianalisa dengan menggunakan uji statistic Paired t-test dengan dengan taraf signifikansi ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar penderita kusta menggunakan mekanisme koping negatif yang berorientasi pada pertahanan ego sebanyak 25 orang (83,3%), dan setelah mendapatkan pendidikan kesehatan sebagian besar penderita kusta menggunakan mekanisme koping positif yang berorientasi pada tugas sebanyak 22 orang (73,3%). Dari hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap mekanisme koping pada penderita kusta dengan nilai t hitung -4,001 dan Sig (2tailed)/p : 0,003 (p<0,005). Melihat hasil penelitian ini maka perlu adanya pemberian pendidikan kesehatan kepada penderita kusta agar dapat menggunakan mekanisme koping yang konstruktif. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Mekanisme Koping 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Lamongan