Abstract :
ABSTRAK
Ria Utami Widiastutik, 2017. Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Perawat
dengan Penerapan Surgical Patient Safety fase Time Out di Instalasi Bedah
Sentral RSUD Dr Soegiri Lamongan. Skripsi Program Studi S-1
Keperawatan, STIKES Muhammadiyah Lamongan. Pembimbing : (1)
Suratmi,S.Kep.,Ns., M.Kep. (2) Srihananto Ponco N,S.Kep., Ns., M.Kep.
Surgical patient safety terdiri dari tiga fase yaitu : Sign in, Time out, dan Sign out.
Fase Time out adalah fase sebelum dilakukan insisi. pengetahuan dan motivasi
sangat penting untuk mendorong penerapan Surgical Patient Safety fase time out
di IBS. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi
perawat dengan penerapan Surgical patient safety fase time out.
Desain penelitian ini menggunakan metode Cross-Sectional. Metode sampling
adalah Simple random sampling. Sampel sebanyak 21 responden yaitu perawat
yang bekerja di IBS RSUD Dr Soegiri Lamongan, pada bulan april 2017. Variabel
independent pengetahuan dan motivasi perawat dan dependent penerapan Surgical
Patient Safety fase Time Out. Data diambil menggunakan kuesioner dan
observasi. Setelah ditabulasi data dianalisis menggunakan uji chi square, dengan
tingkat kemaknaan 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan perawat dengan pengetahuan baik sebagian besar
menerapkan Surgical Patient Safety fase Time Out (82,4%) sedangkan perawat
dengan motivasi baik seluruhnya menerapkan Surgical Patient Safety fase Time
Out. Hasil pengujian statistik diperoleh ada hubungan pengetahuan dan motivasi
perawat dengan penerapan Surgical patient safety fase time out dengan tingkat
signifikansi 0,04 (p<0,05) dan 0,00 (p<0,05). Melihat hasil penelitian ini maka
untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi perlu ditingkatkan pelatihan dan
pemberian reward serta punishment.
Kata kunci : pengetahuan, motivasi, penerapan Surgical patient safety fase
time out