Abstract :
ABSTRAK
Wiwik Ambarwati. 2017. Pengaruh Komunikasi Terapeutik Terhadap Kemauan
Inisiasi Menyusu Dini Pada Ibu Bersalin Di Puskesmas Sukorame
Kabupaten Lamongan. Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan
Muhammadiyah Lamongan. (1) Diah Eko, S.Kep.,Ns., M.Kep (2) Henny
Ekawati, S.Kep.,Ns.,M.Kes
Komunikasi terapeutik termasuk komunikasi interpersonal dengan titik tolak
saling memberikan pengertian antar petugas kesehatan dengan klien. Komunikasi
terapeutik petugas kesehatan sangat mempengaruhi kemauan inisiasi menyusu dini pada
ibu bersalin (Mudakir, 2012).
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pre experimental
dengan pendekatan pretest-postest design dengan sampel 21 responden. Teknik
sampling yang digunakan adalah dengan simple random sampling
Hasil dalam penelitian ini sebelum dilakukan komunikasi terapeutik sebagian
besar responden atau 81% tidak ada kemauan melakukan inisiasi menyusu dini dan
sesudah dilakukan komunikasi terapeutik mayoritas responden atau 90% ada kemauan
melakukan inisiasi menyusu dini. Hasil uji statistic Wilcoxon dengan menggunakan
SPSS for Windows versi 16.00 diperoleh hasil yaitu nilai signifikan 0,000 lebih kecil
dari nilai α = 0,005, maka terdapat pengaruh komunikasi terapeutik terhadap kemauan
inisiasi menyusu dini pada ibu bersalin di Puskesmas Sukorame Kabupaten Lamongan
Menambah pengetahuan dan pengalaman dalam praktik penelitian secara ilmiah
serta menjadikan suatu motivasi untuk lebih meningkatkan pemahaman mengenai
penerapan komunikasi terapeutik terhadap kemauan inisiasi menyusu dini pada ibu
bersalin.
Kata kunci : komunikasi terapeutik, kemauan inisiasi menyusu dini, ibu bersalin