DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN KEJADIAN INKONTINENSIA URINE SETELAH TINDAKAN BLADDER TRAINING PADA PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT AISYIYAH BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
ANDRI, WIJAYA
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2020-05-04 02:55:51 
Abstract :
ABSTRAK Andri Wijaya. 2018. Perbedaan Kejadian Inkontinensia Urin Setelah tindakan bladder training pada pasien post operasi di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro . Skripsi S1 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan. Pembimbing (1) Isni Lailatul Maghfiroh, Kep.,Ns.,M.Kep. (2) Farida Juanita, S.Kep.,Ns.,M.Kep. Inkontinensia urin merupakan ketidak mampuan seseorang untuk menahan keluarnya urin. Secara umum inkontinesia urin disebabkan oleh perubahan pada anatomi dan fungsi organ kemih, lansia, obesitas, menopause, usia lanjut dan bekas operasi yang terpasang kateter. perawatan yang dilakukan untuk mengtasi inkontenensia urin adalah dengan tindakan bladder training. Blader training merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan fungsi kandung kemih yang mengalami gangguan tidak normal pada fungsi optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bladder training terhadap kejadian inkontinensia urin pada pasien post operasi di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro . Jenis penelitian ini adalah pre-experimental dengan pendekatan two group post test only, dengan jumlah sampel 33 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompk 1 (SOP RS) sebanyak 16 0rang sedangkan kelompok 2 (SOP Peneloto) sebanyak 17 orang. Pengumpulan data dengan wawancara, kemudian data diolah dan dianalisis dengan uji idependent T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai P adalah 0,000 (P<0,05), yang artinya pemberian tindakan Bladder Training berpengaruh terhadap pasien Inkontinensia Urine Tindakan ini dapat menurunkan angka kejadian Inkontinensia urin pada pasien post operasi. Kata Kunci: Inkontinensia Urine dan Bladder Traing 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Lamongan