Abstract :
ABSTRAK
Dina Faridah, 2018. Pengaruh Latihan Mobilisasi Dini Terhadap
Kemandirian Pasien Post Op Fraktur Ektremitas Bawah Di RSUD
Dr. Soegiri Lamongan. Pembimbing (1) Isni Lailatul Maghfiroh, S.Kep.,
Ns., M.Kep, (2) Ns. Virgianti Nur Farida, S.Kep., M.Kep
Fraktur ektremitas bawah akan mengakibatkan keterbatasan gerak (imobilisasi).
Kemandirian pasien dapat terganggu seperti ketidakmampuan merawat diri sendiri
dan memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari. Salah satu upaya untuk
meningkatkan kemandirian adalah dengan latihan mobilisasi dini, hal tersebut
merupakan suatu kegiatan untuk membimbing individu dalam melakukan
pergerakan sedini mungkin.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan mobilisasi dini
terhadap kemandirian pasien post op fraktur ektremitas bawah di RSUD Dr.
Soegiri Lamongan.
Desain yang digunakan adalah pre eksperimental dengan one group pre test dan
post test. Menggunakan desain purposive sampling didapatkan jumlah sampel
sebanyak 30 responden. Peneliti memberikan intervensi latihan mobilisasi dini 2-3
kali seminggu dan kemudian mengambil data kemandirian sebelum dan sesudah
tindakan dengan instrumen tertutup, kemudian dianalisa dengan uji wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa p=0,000 (p<0,05) yang berarti metode
latihan mobilisasi dini berpengaruh terhadap kemandirian pasien post operasi
fraktur ektremitas bawah.
Menggerakkan atau melatih ektremitas bawah dapat meningkatkan kekuatan otot,
melancarkan vaskularisasi dan memperbaiki pergerakkan sendi. Sehingga
kegiatan ini dapat memperbaiki kemampuan pasien dalam melakukan aktivitasnya
secara bertahap. Dengan demikian tindakan ini perlu dijadikan sebagai intervensi
dalam meningkatkan kemandirian pasien.
Kata Kunci: Mobilisasi, Kemandirian, Fraktur