Abstract :
Tanah lempung adalah tanah yang mempunyai sifat yang kembang susut dimana disebabkan ada perubadahan kandungan ait pada tanah Selong Belanak, sehingaa mengakibatkan daya dukung sangat di pengaruhi oleh kadar air tersebut. Tanah Desa Selong Belanak ini mempunyai daya dukung tanah yang sangat rendah sehingga mengakibatkan jalan diatasnya retak dan rusak seperti bergelombang. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan nilai proporsi optimum tanah yang distabilisasi dengan abu serabut kelapa dan serat serabut kelapa.
kajian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Tanah Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram. Stabilisasi tanah dalam kajian ini dengan sampel tanah yang di ambil di Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah dengan mengunakan metode uji campuran abu serabut kelapa variasi 30% dan serat serabut kelapa 10%,15%,20%,25%.
Hasil penelitian yang sudah dilaksanakan, sifat fisik tanah asli diklasifikasikan sebagai karakeristik indek kelompok A-7-6 pada sistem klasifikasi AASHTO dan karakteristik CH pada sistem klasifikasi USCS. Hasil pengujian CBR rendaman diperoleh sebesar 1,42% dan CBR tanpa rendaman diperoleh dari nilai CBR tanah asli sebesar 6,54% kemudian ditambahkan abu serabut kelapa 30% dan 10% serat serabut kelapa menjadi 10,14% sehingga terjadi peningkatan sebesar 55,05%, Selanjutnya nilai CBR pada abu serabut kelapa 30% dan serat serabut kelapa 15% nilai CBR meningkat lagi dari CBR sebesar 6,54% menjadi 13,57% sehingga terjadi peningkatan sebesar 107,49%, kemudian ditambahkan abu serabut kelapa 30% dan serta serabut kelapa 20% nilai CBR meningkat lagi dari CBR sebesar 6,54% menjadi 13,39% sehingga terjadi peningkatan sebesar 135,32%, kemudian di tambahkan dengan variasi abu serabut kelapa 30% dan serat serabut kelapa 25% nilai CBR meningkat sebesar 6,54 menjadi 11,92% sehingga terjadi peningkatan sebesar 82,26%.