Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Manajemen Koleksi Deposit di Dinas Prpustakaan dan Kearsipan Provinsi Nusa Tenggra Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan data sekunder. Selain itu, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Manajemen koleksi deposit yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah sesuai dengan UU No.13 Tahun 2018 tentang Wajib Serah-Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Pengadaan koleksi deposit (perencanaan) hanya berkonsentrasi pada metode pengadaan melalui hibah, serah simpan, dan perburuan. Koleksi deposit (pelaksanaan) dilakukan dari inventarisasi hingga klasifikasi. Pengorganisasian (pengembangan) dilakukan dengan sosialisasi karya rekam dan cetak UUD, melakukan kerja sama, dan seleksi. Dengan adanya pedoman perka no 1 perpustakaan nasional, Kode untuk setiap jenis bahan yang terkandung dalam koleksi deposit digunakan sebagai dasar penyusunan koleksi. Setelah itu, tahun terbit dan nomor urut tahun terbit ditambahkan, dan pelestarian koleksi dialih mediakan agar mempertahankan koleksi yang sudah usang dan tidak dapat digunakan lagi. Sedangkan kendala yang dihadapi perpustakaan mengalami beberapa kendala terkait manajemen deposit, terutama dalam anggaran, sarana prasarana yang masih kurang dan kesadaran penerbit lokal melalaikan kewajiban untuk menyerahkan karangannya atau bukunya. Kurangnya sosialisasi UU SS KCKR pemahaman utuh dari penerbit karna pentingnya pelaksanaan SS KCKR untuk mewujudkan koleksi nasional dan melestarikannya sebagai hasil budaya bangsa.