Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
WIDYA, SUCI MAHARANI
Subject
610.92 Petugas Medis, Dokter
Datestamp
2024-09-24 06:32:12
Abstract :
Kepatuhan minum obat merupakan perilaku pasien dalam mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran yang diberikan petugas kesehatan. Kepatuhan dalam suatu pengobatan merupakan penentu keberhasilan dan kegagalan dari suatu pengobatan, hal ini sangat mempengaruhi kesehatan dari pasien. Kepatuhan dalam menggunakan obat antihipertensi dapat mengontrol tekanan darah agar tidak meningkat secara signifikan, memperlambat kerusakan ginjal dan mencegah timbulnya penyakit lain atau komplikasi. Adapun dampak dari ketidakpatuhan minum obat antihipertensi meningkatnya biaya pengobatan, penyakit yang diderita bertambah parah, terjadinya efek samping obat dan dapat menimbulakn penyakit lain atau komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode observasional/ survei dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan di ruang rawat jalan poli penyakit dalam dengan kurun waktu 1 bulan, mulai dari bulan Juni-Juli 2024. Pengambilan sampel penelitian yaitu seluruh pasien yang berusia 25-65 tahun, bersedia menjadi responden, dengan riwayat menggunakan antihipertensi oral dan menderita gagal ginjal kronik rawat jalan poli penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebanyak 61 orang. Pengukuran kepatuhan minum obat menggunakan kuesioner Eight-Items Morisky Medication Adherence Scale 8 (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi sebesar 11,4%, tingkat kepatuhan sedang sebesar 49,2%, tingkat kepatuhan rendah sebesar 39,3% dan total dari rata-rata kepatuhan sebesar 6,07 dalam rentang sedang. Kesimpulan dari penelitian ini, tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien gagal ginjal kronik rawat jalan poli penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 6,07 dengan tingkat kepatuhan sedang.