Abstract :
Lesson study, (jugyokenkyu) dalam bahasa Jepang, adalah model pengembangan profesionalisme guru yang melibatkan kolaborasi dalam merancang, mengajar, dan mengevaluasi pelajaran secara bersama-sama. Model ini berkembang di Jepang sejak tahun 1960-an dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran melalui pengkajian pembelajaran yang kolaboratif dan berkelanjutan. Lesson study memungkinkan guru untuk saling belajar dari pengalaman dan pengetahuan kolektif, serta mengadopsi strategi pengajaran yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan siswa. Model ini tidak hanya meningkatkan pemahaman dan kinerja siswa, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penerapan lesson study di SDN 15 Mataram diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV dan mendukung implementasi kurikulum merdeka melalui peningkatan kolaborasi antara guru dan orang tua/wali siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (kuantitatif) yakni penelitian yang bertujuan untuk meneliti dan mengklarifikasikan dalam fenomena atau fakta sosial. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan lesson study signifikan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Uji normalitas dan homogenitas memastikan data dapat dianalisis dengan statistik parametrik, dan uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest di kedua kelas. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen naik dari 67,65 menjadi 85,35, dan kelas kontrol dari 67,05 menjadi 77,15. Kondisi awal pembelajaran kurang kondusif dengan siswa kurang aktif. Instrumen penelitian valid dan reliabel, dengan semua soal pretest/posttest memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Kesimpulannya, lesson study berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa.