DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PIJAT ENDORPHIN DAN BIRTHING BALL DALAM MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN DI UPT PUSKESMAS LABUAPI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
LISMAWATI, LISMAWATI
Subject
610.92 Petugas Medis, Dokter 
Datestamp
2024-09-25 04:06:25 
Abstract :
Latar Belakang: Masalah utama yang biasa dikeluhkan pasien bersalin inpartu kala I fase aktif adalah nyeri. Nyeri pada ibu bersalin dapat menimbulkan berbagai masalah, nyeri yang timbul menyebabkan ibu merasa stress dan rasa khawatir yang berlebihan. Data SDKI 2017 menyebutkan bahwa komplikasi saat persalinan disebabkan oleh partus lama (41%) (Kemenkes RI, 2017). Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pijat endorphine dan birthing ball terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin di Puskesmas Labuapi tahun 2024. Metodelogi: Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen (preeksperimental degigns). Pengambilan sampel dengan purposive sampling dari bulan Juni-Juli 2024 sebanyak 34 responden di UPT Puskesmas Labuapi. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil: Nyeri persalinan sebelum diberikan pijat endorphin yang mengalami nyeri berat 15 orang (88.2%), sedang 2 orang (11.8%) dan setelah dilakukan pijat endorphin nyeri sedang 10 orang (58,8%) , ringan 7 orang (41,2%). frekuensi nyeri persalinan sebelum diberikan birthing ball yang nyeri berat 12 orang (70.6%) nyeri sedang 5 orang (29.4%). Distribusi frekuensi nyeri persalinan setelah dilakukan birthing ball nyeri ringan 9 orang (52,9%) sedang 8 orang (47,1%). Hasil uji statistik Mann-White Ney didapatkan nilai p-value= 0,069. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pijat endorphin dan birthing ball sama-sama mampu memberikan penurunan rasa nyeri persalinan di UPT Labuapi Lombok Barat. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram