Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
INGGIT, RYLIA ANDINI
Subject
420 Bahasa Inggris, Anglo-Saxon
Datestamp
2024-09-27 02:10:59
Abstract :
Sosiolinguistik mempelajari keterkaitan antara bahasa dan masyarakat untuk mendapatkan wawasan tentang struktur bahasa dan perannya dalam komunikasi. Dalam proses komunikasi, penutur dapat menggunakan beberapa bahasa, yang merupakan kejadian umum dalam konteks bilingual atau multibahasa seperti yang terdapat dalam masyarakat Indonesia. Hal ini memunculkan fenomena linguistik yang dikenal sebagai alih kode dan campur kode. Alih kode adalah istilah linguistik yang menggambarkan penggunaan beberapa bahasa atau dialek dalam suatu percakapan. Campur kode terjadi ketika seorang penutur dwibahasa yang fasih beralih bahasa tanpa ada perubahan situasi saat berbicara dengan penutur dwibahasa lainnya. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena alih kode dan campur kode yang diamati dalam film ?99 Cahaya di Langit Eropa?, yang dianalisis dari perspektif sosiolinguistik. Pertanyaan utama penelitian ini berkisar pada upaya untuk memahami berbagai bentuk alih kode dan campur kode yang ada dalam film tersebut. Dengan fokus ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana para aktor dan aktris menggunakan fenomena linguistik ini dalam percakapan yang berkaitan dengan film. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif serta analisis konten atau dokumen, peneliti menggunakan daftar periksa observasi untuk membantu pengumpulan data. Proses penelitian melibatkan pemilihan film, transkrip percakapan, mengidentifikasi contoh-contoh alih kode dan campur kode, melengkapi daftar periksa yang merinci contoh-contoh tersebut, menganalisis data yang dikumpulkan, dan akhirnya menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis alih kode dan dua jenis campur kode, yaitu: alih kode inter-sentensial, alih kode intra-sentensial, campur kode intra-sentensial, dan campur kode intra-leksikal.