DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PROGRAM ONE DAY ONE EGG SEBAGAI UPAYA PENURUNAN STUNTING DI DESA SEKOTONG TENGAH KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
ARDI, SAPUTRA
Subject
650 Manajemen 
Datestamp
2024-09-27 07:46:27 
Abstract :
Stunting adalah masalah yang dihadapi oleh pemerintah saat ini, ini merupakan masalah penting yang harus di tanggulangi oleh pemerintah karena ini menyangkut masa depan bangsa. Dimana anak anak merupakan aset bangsa yang harus diperhatikan dan diindungi agar terhindar dari stunting, Sederhananya, stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak. Penyebab utama dari stunting adalah malnutrisi pada ibu hamil dan kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan Implementsian Program One Day One Eeg sebagai Upaya Penurunan Stunting di Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Penulisan skripsi ini menggunakan metode kualitatif. Narasumber dari penelitian ini diantaranya kepala dinas P2KBP3A dan kepala desa sekotong tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi, teknik penentuan informasi menggunakan teknik sampling yang digunkan yaitu Nonprobability Sampling merupakan teknik pengambilan sample yang tidak memberikan peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sample. Teknik sample ini meliputi, sampling sistematis, kuota, aksidental, purposive, jenu h, snowball. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu (1), Iplementasi program one day one egg sebagai upaya penurunan stunting sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan sesuai perintah dari pemerintah daerah melalui perintah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional juga mengeluarkan Peraturan Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024.(2) Proses penyaluran informasi belum efektif dan beberapa sumber daya sebagai penunjang masih belum ada sehingga penyaluran bertahap. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram