Abstract :
Penelitian ini bertujuann untuk mengetahui ekstrak kunyit (Curcuma longa L.) dapat diformulasikan dan memenuhi syarat suatu sediaanmetode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. metode studi literatur merupakan bentuk penelitian yang dilakukan melalui penelusuran dengan membaca berbagai sumber baik buku, jurnal, dan terbitan-terbitan lain yang berkaitan dengan topik penelitian untuk menjawab isu atau permasalahan yang ada.pada penelitian ini terkait formulasi sediaan lulur krim dari ekstrak kunyit (Curcuma longa L.) telah banyak dilakukan penelitian eksperimen. dilakukan penelusuran data menggunakan kata kunci dari penelitian ini, didapatkan 10 artikel. setelah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta tujuan studi literatur didapatkan sebanyak 5 artikel yang relevan dari berbagai situs database, yaitu Google Schoolar dan Portal Garuda.Dalam studi literatur review yang sudah dibahas, bahwa dari kelima jurnal didapatkan penelitian yang terbaik pada penelitian yang dilakukan oleh (Zainal and Nisa 2022) diformulasikan dengan memvariasikan konsentrasi rimpang kunyit dan ekstrak daun pare berturut-turut F1 (7%:3%), F2 (10%:5%), dan F3 (10%:10%). Dan diperoleh formulasi terbaik yaitu pada F1 memiliki warna hijau, bau khas kunyit, tipe krim M/A, daya sebar 3,8 cm, viskositas 32.000 cPs, pH 7,12 dan daya lekat 72,25 detik. Jadi dapat disimpulkan bahwa konsentrasi yang paling baik dan aman digunakan lulur kombinasi rimpang kunyit dan daun pare adalah F1 (7%:3%).