Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 28 Mataram dengan menggunakan metode aktif debat dan peningkatan keterampilan berbicara dengan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini yaitu Quasi Exsperimental. Penelitian ini membandingkan kelompok yang mendapatkan treatment (perlakuan) yaitu pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah kelas V SDN 28 Mataram. Pada pengambilan sampel menggunakan kelas VA sebagai kelas eksperimen (metode aktif debat) dan kelas VB sebagai kelas kontrol (pembelajaran konvesional). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa lembar angket untuk mengetahui keterampilan berbicara dan teknik analisa data yaitu uji validitas, uji relibilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terlihat perbedaan peningkatan keterampilan berbicara kelas eksperimen (VA) diperoleh peningkatan keterampilan berbicara dengan nilai rata-rata pretest = 75 dan nilai rata-rata posttest = 88. Sedangkan pada kelas kontrol (VB) dengan nilai rata-rata pretest =64 dan nilai rata-rata posstest = 79. Setelah data dinyatakan normal dan homogen maka langkah terakhir adalah melakukan uji hipotesis Independent Sample T-Test menggunakan bantuan software SPSS 29 for windows dengan hasil nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001< 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata keterampilan berbicara siswa antara metode aktif debat dengan pembelajaran konvesional atau terdapat pengaruh yang ditimbulkan dari penggunaan metode aktif debat dibandingkan dengan pembelajaran konvesional