Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
RISMA, DEANOVA
Subject
607 Pendidikan, Riset dan Topik Terkait di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam
Datestamp
2024-12-12 06:35:13
Abstract :
Radikal bebas merupakan senyawa yang memiliki satu atau lebih electron tidak berpasangan. Salah satu senyawa yang dapat meredam terjadinya radikal bebas yaitu antioksidan. Antioksidan bekerja dengan cara mendonorkan elektronnya kepada radikal bebas. Salah satu tanaman yang dipercaya memiliki kandungan antioksidan yaitu daun suruhan (Peperomia Pellucida L. Kunth) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kandungan senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak metanol daun suruhan. Ekstrak metanol daun suruhan kemudian diskrining fitokimia dan diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) yang diukur dengan spektrofotometer UV-Vis. Skrining fitokimia yang dilakukan yaitu uji flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, fenol, dan steroid. Sedangkan uji aktivitas antioksidan daun suruhan dilakukan dengan cara membuat berbagai konsentrasi ekstrak yaitu 25%, 50%, 100%, dan 200%. Hasil penelitian skrining fitokimia diketahui bahwa ekstrak metanol daun suruhan (Peperomia pellucida) mengandung golongan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, dan fenol namun tidak mengandung senyawa steroid. Adapun hasil %inhibisi pada pengujian ekstrak methanol daun suruhan masing-masing secara berturut-turut yaitu 61,51%, 72,04%, 94,17%, dan 94,24%, dimana ekstrak methanol daun suruhan menunjukkan aktivitas antioksidan dalam kategori kuat dengan nilai IC50 sebesar 76,32 ppm. Hubungan antara konsentrasi ekstrak dengan aktivitas penghambatan radikal bebas sesuai dengan persamaa garis linear y = 0.1793x + 63.684 dengan nilai R2 sebesar 0.8113. Aktivitas antioksidan ekstrak methanol daun P. pellucida masih lebih rendah dibandingkan dengan quercetin yang memiliki nilai IC50 sebesar 51,59 ppm.