Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
RANGGA, LARAMA
Subject
362 Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial
Datestamp
2021-06-22 06:20:39
Abstract :
Pada penelitian ini ingin melihat peranan BPBD dalam menanggulangi bencana alam gempa bumi yang terjadi di Lombok NTB.Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui, menganalisis, serta mengkaji bagaimana peranan BPBD dalam menanggulangi bencana gempa bumi di Lombok dan untuk mengetahui apa saja factor penghambat dalam pelaksanaan penanggulagan bencana alam Gempa Bumi di Lombok. Waktu yang digunakan untuk penelitian ini dilakukan selama 6 bulan terhitungsejak 1 minggusetelah sidang proposal yang dilaksanakan oleh peneliti yaitu6 Februari 2020 sampai dengan12Agustus2020.Lokasi penelitianini di BPBD Provinsi NTB yangterletak di jalan Linkar selatan, Jempong Baru Kec.Sekarbela, kotaMataram, Nusa Tenggara Barat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan/verifikasi.Serta teknik keabsahan data meliputi trigulasisumber, trigulasi teknik dan trigulasiwaktu.Hasil dari penelitian ini yaitu peranan BPBD dalam menanggulangi bencana gempa bumi di pulau Lombok memiliki peran yang sangat penting, hal ini dapat di lihat pada kegiatan-kegiatan dalam kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam seperti kegiatan sosialisasi yang dimana BPBD bertugas membentuk sebuah kelompok-kelompok di setiap desa atau kelurahan untuk melakukan pembekalan kepada masyarakat perihal kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana.Selain itu BPBD juga melakukan evakuasi maupun dalam pembagian bantuan berupa sembako kepada korban pada setiap Kabupaten yang tersebar di Pulau Lombok. Ada beberapa kendala pada saat menghadapi bencana gempa bumi pada tahun 2018 lalu yaitu; Koordinasi antar lintas sektor yang dimana sudah baik tapi belum optimal, kareana koordinasi atau komunikasi ini adalah unjung tombak dalam penanganan bencana. SDM yang juga terbatas, lokasinya sangat luas dan membutuhkan sumberdaya dari luar daerah. Ini di sebabkan karena anggota pada BPBD dalam hal menangani juga terbatas sehingga membutuhkan sumber dari luar seperti PMI dan alat berat untuk mengevakuasi korban bencana gempa bumi.