Abstract :
Industri Konstruksi Telah mengalami Transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh kebutuhan akan peningkatan efisiensi, pengurangan biaya, dan peningkatan keberlanjutan. Sehingga dibutuhkan suatu sistem yang mampu memberikan efisiensi volume dan efisiensi material, serta pengurangan biaya yang signifikan. Building Information Modelling (BIM) adalah representasi digital dari karakteristik fisik dan fungsional bangunan, yang dapat digunakan untuk merencanakan, merancang, membangun, dan mengoperasikan bangunan dengan lebih efisien. BIM 5D, khususnya, berfungsi untuk mengetahui efisiensi dari perhitungan volume dan biaya pada material.
Tahapan proses analisis perbandingan menggunakan pemodelan 3D dengan Software Autodesk Revit dan metode konvensional. Pengumpulan data diperoleh melalui pihak kontraktor PT. Karya Inti Bumi konstruksi KSO, data yang diperoleh adalah data DED dan RAB pada proyek Pembangunan Gedung Pendidikan Integrasi SBSN 2024 UIN Mataram.
Hasil penelitian dari menggunakan BIM 5D dengan Software Autodesk Revit memiliki efisiensi lebih dalam menghitung elemen-elemen pekerjaan struktur seperti pondasi, kolom, balok dan plat. Perhitungan dengan pemodelan BIM 5D menggunakan software Autodesk Revit menghasilkan volume beton sebesar 1.093.83 dengan selisih +4,8%, total pada volume bekisting sebesar 8.541.74 dengan selisih +1,1% dan total volume tulangan baja sebesar 220.739,96 dengan selisih +7,1%, secara keseluruhan sebesar +13%. Efisiensi biaya material pada beton adalah +4.8%, pada bekisting adalah +2,3%, pada tulangan baja adalah +7,1% dan secara keseluruhan sebesar +13 %. Faktor yang yang mempengaruhi efisiensi tersebut adalah detailing dan kompleksitas struktur dan human error pada metode konvensional.