DETAIL DOCUMENT
MAKNA TRADISI KUBUR BATU DALAM KEPERCAYAAN MARAPU MASYARAKAT PRAING HORU KABUPATEN SUMBA TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
ALBERTUS, KRISTOFORUS MAUPON
Subject
602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan 
Datestamp
2025-02-20 07:10:26 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari tradisi Kubur Batu dan aktualisasi nilai ? nilai kearifan lokal dalam perspektif kepercayaan Marapu masyarakat Praing Horu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografri, pengumpulan data dengan menggunakan instrument penelitian berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi kubur batu memiliki beberapa susunan upacara yakni Ritual Tarik Batu, Upacara Tarik Batu, Jaringan Kekerabatan Antara Anawini Dan Yera, Prosesi Kubur Batu. Terdapat makna dan nilai tertentu dalam setiap susunan acara Ritual Taruk Batu, Upacara Tarik Batu, Jaringan Kekerabatan, Prosesi Kubur Batu memiliki makna yakni sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari orang yang masih hidup kepada arwah yang sudah meninggal, dengan cara memberikan tempat tinggal yang megah dan kokoh yaitu tempat bersemayam yang terbuat dari batu alam yang di ambil dari tempat asal/hutan kemudian ditarik menggunakan tenaga manusia dan diletakkan di pemukiman warga untuk dipahat dan diukir sedemikian rupa agar terliha indah. Nilai ? nilai yang terkandung dalam tradisi kubur batu menunjukkan bahwa ritual ini bukan sekadar upacara adat, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga solidaritas sosial, memperkuat nilai gotong royong, mempererat hubungan kekeluargaan, melestarikan budaya, serta memperkuat keyakinan spiritual masyarakat Praing Horu. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram