Abstract :
Peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan yang bercorak usaha kerajinan tradisional tanah liat atau produk gerabah sebagaimana halnya perajin gerabah tradisional di Desa Banyumulek perlu mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan kesejahteraan mereka sebagimana dikaji dalam penelitian ini.Penelitian ini dilaksanakan melalui kajian lapangan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi, displai dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk atau model produk gerabah yang dikreasikan oleh perajin gerabah Banyumulek terus menerus mengalami perubahan seiring dengan perubahan zaman dan kompleksitas kebutuhan masyarakat. Semua produk tersebut diproses dengan penuh kegigihan, keuletan dan kesabaran disertai jiwa seni tinggi mulai dari tahap persiapan, pembentukan, pembakaran hingga penyelesaian akhir (finishing), 2) Faktor-faktor penghambat peningkatan ekonomi masyarakat perajin gerabah di Desa Banyumulek antara lain: a) rendahnya harga jual produk gerabah di tingkat pengepul; b) menurunnya harga gerabah; c) terhambatnya produksi gerabah; dan d)belum adanya sarana tempat pemasaran produk yang khusus bagi perajin gerabah, dan 3) Upaya peningkatan ekonomi masyarakat perajin gerabah di Desa Banyumulek antara lain: a) peningkatan jumlah modal usaha produksi gerabah; b) meningkatkan kerjasama strategis dengan koperasi dalam penambahan modal dan kerjasama dengan outlet lokal di desa dalam pemasaran produk; dan c)meningkatkan kualitas dan jumlah produksi gerabah.
Kata Kunci: Ekonomi Masyarakat, Pengerajin Gerabah.