DETAIL DOCUMENT
KAJIAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR DASAR DI DESA TERTINGGAL (STUDI KASUS KECAMATAN MAUPONGGO KABUPATEN NAGAKEO)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
ILHAM, AHMAD
Subject
711 Perencanaan Wilayah Perkotaan dan Pertamanan 
Datestamp
2021-07-22 01:02:14 
Abstract :
Kecamatan Mauponggo berada di Pulau Flores, merupakan salah satu Kecamatan yang berada di Kabupaten Nagakeo Provinisi NTT. Kabupaten Nagakeo yang merupakan Kabupaten baru terdiri dari 7 Kecamatan. Sehingga maksud dari tujuan penelitian ini akan mengidentifikasi kondisi infrastruktur di Kecamatan Mauponggo dan mengetahui strategi pengembangan infrastruktur dasar di Kecamatan Mauponggo dalam upaya menyetarakan kebutuhan dasar masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kajian penelitian yakni, metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui sumber pengumpulan data primer dan sekunder. Analisis yang digunakan yakni analisis Deskriptif dan analisis SWOT. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa, kondisi infrastruktur yang kurang memadai berdampak pada lambatnya pertumbuhan ekonomi dan pergerakan penduduk, tingkat kebutuhan air pada tahun 2018 dari jumlah penduduk 22.565 jiwa, dengan asumsi 60 ltr/orang/hari maka total, kebutuhan air bersih di Kecamatan Mauponggo sebesar 1.353.900 liter per hari. Kebutuhan Listrik sudah memadai sampai ke pelosok desa yang terisolir, sedangkan dalam Strategi pengembangan infrastruktur dasar di Kecamatan Mauponggo dalam upaya menyetarakan kebutuhan dasar masyarakat, mengutamakan pembangunan sarana dan prasarana, mengoptimalkan pemanfaatan SDA , potensi sumber daya alam yang ada serta pemerdayaan kelembagan adat guna menunjang kesejateraan masyarakatKecamatan Mauponggo. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram