Abstract :
Pendidikan merupakan fondasi strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era global. Dengan kemajuan teknologi, proses pembelajaran semakin terkait dengan media digital, metode inovatif, dan evaluasi hasil belajar. Guru sebagai agen utama pendidikan harus memiliki kompetensi dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif serta mampu memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan masalah nyata. Pendekatan ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan model pembelajaran STEM berbantuan aplikasi Kahoot dalam meningkatkan keaktifan siswa kelas V pada pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di SDN 1 Sepit. Hasil observasi menunjukkan bahwa metode konvensional yang masih sering digunakan membuat siswa kurang aktif dan berkurangnya pemahaman materi. Kahoot, sebagai media pembelajaran digital interaktif, diharapkan mampu meningkatkan partisipasi siswa melalui format evaluasi berbasis permainan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, meningkatkan keaktifan siswa, serta mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal. Dengan mengintegrasikan pembelajaran STEM dan teknologi digital, studi ini menawarkan solusi inovatif untuk tantangan pembelajaran di era modern.