Abstract :
Latar belakang: Prevalensi masalah tidur pada Anak Indonesia usia 0?6 bulan cukup tinggi (31%), tercatat sekitar 33% bayi mengalami masalah tidur. Banyak bayi memiliki masalah tidur di Indonesia, yaitu sekitar 44,2%. Dari data di wilayah Puskesmas Labuapi Kabupaten Lombok Barat jumlah bayi sebanyak 276 bayi. 10 ibu yang memiliki bayi yang datang ke posyandu, terdapat 5 ibu yang mengatakan terdapat kesulitan tidur pada bayinya dan belum pernah mendengar tentang pijat bayi bahkan belum pernah melakukan pemijatan terhadap bayinya. Tujuan: Untuk Mengetahui adanya efektifitas pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 1-6 bulan di Puskesmas Labuapi. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan rancangan one group pre-test and post-test design tanpa kelompok kontrol.. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu dan bayi di Puskesmas Labuapi dengan tehnik sampel Purposive Sampling. Pengumpulan data mengunakan kuesioner BSQI (Brief Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk mengukur kualitas tidur bayi serta taraf kesalahan 5%. Hasil: sebelum diberikan perlakuan pemahaman ibu berada pada level ?Cukup?. Terdapat 8 orang dengan persentase sebesar 27%, perolehan nilai tingkat pengetahuan ibu di Puskesmas Labuapi terkait teknik pijat bayi berada pada level ?Baik? menjadi yang terbanyak yakni diperoleh sebanyak 18 orang atau 60%. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p-Value 0,003 < 0,05. Kesimpulan: Ada perubahan sebelum dan sesudah setelah di berikan perlakuan selama 1-2 kali perlakuan, dan terdapat ada perubahan Efektifitas pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 1-6 bulan di Puskesmas labuapi lombok barat.