Abstract :
PT. Eka Praya Jaya cabang Obel- Obel merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kontruksi jalan dan jembatan dengan melakukan kegiatan penambangan, pengolahan, dan bahan baku sendiri. Bahan galian yang ditambang dan diolah oleh PT. Eka Praya Jaya adalah batuan desit. Kegiatan Penambangan dan pengolahan batuan desit dilakukan dengan mendirikan“ Crushing Plant (CP)â€di Desa Medain Kecamatan Obel- Obel, Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pengolahan tersebut adalah berupa Kominusi dan Screning (SR) dengan alat pemecah batu “jaw crusher (JC)†yang dibantu adalah “ Generator Set (GS)â€. Adapun alat bantu yang digunakan pada Stone Crusher (STC) adalah Hopper (HP), belt conveyor (BC) dan Screen atau ayakan. PT. Eka Praya Jaya menargetkan produksinya 4.800 m3 untuk mencukupi agregat yang dibutuhkan bahan Campuran Aspal (AMP) pada proyek yang sedang dikerjakan saat ini. Target produksi material dari stone crusher (STC) sebanyak 20 m3 jam atau 160 m3/hari dengan jumlah jam kerja 8 jam/hari. Tetapi stone crusher (STC) tidak memenuhi target yang di inginkan dengan jumlah produksi 3.339.2 m3dan ini disebabkan lamanya waktu istirahat, material basah dan keadaan alat yang semakin Lama semakin berkurang hasil produksinya. Hasil dari produksi stone crusher (STC) adalah agregat – agregat yang berukuran +1-9mm, dan Agregat + 9 – 20 mm dan +20-36 mm dan ukuran -1 mm (abubatu).
Kata Kunci : produksi, alat peremuk.