Abstract :
Singkong (Manihot esculenta) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang
sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia karena singkong merupakan salah satu
komoditas utama yang dikonsumsi setelah beras. Menurut Badan Pusat Statistik Nusa
Tenggara Barat data produksi singkong pada tahun 2009 sebanyak 85.062 ton, tahun
2010 sebanyak 70.606 ton, tahun 2011 sebanyak 75.366 ton, tahun 2012 sebanyak 79.472
ton, dan pada tahun 2015 meningkat sebanyak 107.254 ton. Tujuan penelitian ini adalah
untuk merancang bangun mesin pengiris singkong dengan menggunakan motor listrik,
mengetahui kapasitas kerja mesin pengiris singkong dengan menggunakan motor listrik,
mengetahui hasil uji performansi mesin pengiris singkong dengan menggunakan motor
listrik, dan mengetahui efisensi mesin pengiris singkong dengan menggunakan motor
listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan
merancang mesin pengiris singkong dengan menggunakan penggerak motor listrik dan uji
performansi di Laboratorium perbengkelan Fakultas Pertanian. Rancangan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dengan
menggunakan variasi beban yaitu: P1 = Beban 1 kg dengan putaran 1400 rpm, P2 =
Beban 2 kg dengan putaran 1400 rpm, P3 = Beban 3 kg dengan putaran 1400 rpm.
Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga di peroleh 9 unit percobaan. Data hasil
penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman (Anova) pada taraf nyata 5
%. Hasil rancang bangun mesin pengiris singkong yang dirancang dapat mengiris
singkong dengan menggunakan penggerak motor listrik, sedangkan hasil uji performansi
menunjukkan bahwa nilai kapasitas produksi mesin pengiris singkong tertinggi diperoleh
pada perlakuan P3 dengan hasil produksi rata-rata sebesar 2693,33 gr/detik dengan
penggunaan daya listrik sebanyak 4,98 Watt dengan rata-rata waktu kerja 116,33 detik.
Sedangkan hasil kapasitas terendah pada perlakuan P1 dengan rata-rata sebesar 970,66
gram dengan penggunaan daya listrik sebanyak 1,364 watt dengan rata-rata waktu kerja
55,33 detik. Efisiensi kerja mesin tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 dengan rata-rata
sebesar 97,06% dan efisiensi kerja mesin terendah pada perlakuan P3 dengan rata-rata
sebesar 89,89%. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis yang dilakukan pada
penelitian ini bahwa variasi beban menggunakan mesin pengiris singkong menunjukkan
bahwa terdapat perbedaan nyata terhadap kapasitas produksi mesin, konsumsi daya
listrik, waktu kerja mesin, dan efisiensi kerja mesin. Kelebihan dari mesin pengiris
singkong yaitu daya yang dikeluarkan mesin kecil, waktu yang digunakan untuk proses
pengirisan sedikit dan komponen-komponen yang berbahaya seperti piringan pisau dan
sabuk tertutupi oleh cassing.
Kata Kunci: Rancang Bangun, Mesin Pengiris Singkong