DETAIL DOCUMENT
ANALISA INDEKS KEKERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE THEORY OF RUN DIKECAMATAN PRAYA BARAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
BAIQ RESTU, WIDYAISWARI
Subject
624 Teknik Sipil 
Datestamp
2020-09-15 02:43:53 
Abstract :
Letak geografis diantara dua benua dan dua samudra serta terletak di sekitar garis khatulistiwa merupakan faktor klimatologis penyebab banjir dan kekeringan di Indonesia . Posisi geografis ini menyebabkan indonesia berada pada belahan bumi yang beriklim tropis yang sangat sensitive menyebabkan kekeringan . Kekeringan ditunjukkan dengan berkurangnya air yang tersedia dengan yang dibutuhkan pada suatu wilayah karena berkurangnya curah hujan yang terjadi. Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Lombok Tengah menyebutkan terdapat 80 desa 8 kecamatan di wilayah Lombok Tengah sampai tahun 2017 mengalami kekeringan yang sangat parah sehingga sulitnya warga mendapatkan air bersih. Daerah-daerah di selatan Lombok tengah termasuk kecamatan praya barat , praya barat daya , sebagian praya timur dan pujut setiap tahun dilanda kekeringan . Daerah tersebut memiliki kontur geografis berbukit , tanah liat sehingga lebih sering dilanda kekeringan . Untuk mengetahui indeks kekeringan di suatu wilayah terdapat beberapa metode . Dalam studi ini menerapkan metode Theory of Run dapat dilakukan perhitungan indeks kekeringan berupa durasi kekeringan terpanjang dan jumlah kekeringan terbesar dengan periode ulang tertentu di suatu wilayah. Indeks kekeringan tersebut dapat digunakan untuk mengindikasikan tingkat keparahan kekeringan yang terkandung dalam data hujan. Dari hasil perhitungan kekeringan dengan metode Theory Of Run menunjukkan bahwa kekeringan terparah didapatkan nilai indeks kekeringan sebesar -664,83 mm . Kata Kunci : Kekeringan , Indeks Kekeringan , Theory Of Run . 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Mataram