Abstract :
Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penyedia material
untuk pembuatan aspal adalah PT. Niat Karya. Kegiatan Aspalt Mixing
Plant(AMP) yang di operasikan PT. Niat Karya memerlukan bahan baku berupa
batu andesit, oleh karna itu dalam ini penting untuk mengetahui pengaruh
geometri jalan tambang dengan pencapaian target produksi, dimana studi
dilakukan pada penambangan batuandesit PT. Niat Karya Desa Sabedo
Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa. Salah satu pendukung pencapaian target
perolehan tambang (Mining Recovery) adalah dengan kondisi geometri jalan
tambang yang baik atau sesuai. Beberapa faktor yang mempengaruhi geometri
jalan tambang adalah lebar dan kemiringan jalan, kedua faktor itu akan
berpengaruh terhadap proses pengangkutan material dari lokasi penambangan
menuju stock pile. lapangan yang diperolah dari PT. Niat Karya didapatkan bahwa
target produksi yang direncanakan sebesar 140 m3
/hari, jika dalam satu bulan jaw
crusher beroperasi maka akan mencapai hasil produksi sebanyak 4.200 m3
/bulan,
namun kenyataan yang di dapat di lapangan selama satu bulan pengamatan
jumlah rata-rata produksi yang didapat perhari sebesar 89,79 m3
/hari sehingga
dalam satu bulan dihasilkan sebanyak 2,334 m3
/bulan sedangkan hasil dalam berat
sebesar 824,4 ton/bulan dengan rata-rata 31,70 ton/hari. Pada salah satu ruas jalan
di PT. Niat Karya data geometri jalan angkut pada jalan lurus yaitu 4 m, jalan
angkut pada belokan 5,5 m dan kemiringan jalannya memiliki grade 5,94 %,
geometri jalan angkut sangat berpengaruh untuk kelancaran produksi, kondisi
jalan yang tidak sesuai standar dapat memperlambat kecepatan unit alat angkut
dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Kata Kunci : Jalan angkut Tambang, Produksi, Perolehan Tambang