Abstract :
Penelitian ini dilakukan di Dusun Rojet, Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut,
Kabupaten Lombok Tengah, dengan tujuan untuk mengetahuai kedalaman airtanah
mengunakan metode geolistrik satu dimensi (1D). Metode geolistrik merupakan salah satu
metode geofisika yang mempelajari tentang sifat aliran listrik di dalam bumi berdasarkan
hukum-hukum kelistrikan. Metode geolistrik ini merupakan metode yang banyak sekali
digunakan dan hasilnya cukup baik untuk memperoleh gambaran mengenai lapisan tanah
dibawah permukaan. Salah satu metode geolistrik yang digunakan dalam pengukuran
airtanah pada penelitian ini adalah metode geolistrik konfigurasi schlumberger.
Berdasarkan hasil pengolahan data keberadaan akuifer pada titik satu mulai dari
kedalaman 34,8 – 49,2 meter di bawah permukaan setempat dan keberadaan akuifer pada
titik dua mulai dari kedalaman 38,5 – 55,1 meter di bawah permukaan setempat.
Keberadaan akuifer pada titik satu dan titik dua terdapat pada lapisan ke tujuh atau lapisan
pasiran. Lapisan pasiran mempunyai sifat dapat kelulusan air yang besar, sehingga potensi
menyimpan air besar juga. Sementara untuk lapisan yang diinterpretasikan sebagai lapisan
non akuifer yaitu lapisan lempung, breksi dan lava. Lapisan lempung, breksi dan lava
merupakan lapisan yang kedap air atau tak lulus air sehingga tidak dapat menyimpan air
dan lapisan ini merupakan lapisan non akuifer (akuiclud).
Kata kunci : Geolistrik, Akuifer dan Lapisan.