Abstract :
RINKASAN
Sebagai salah satu perusahan yang bergerak dalam jasa konstruksi jalan dan
jembatan, PT. Eka Praya Jaya memerlukan bahan baku sebagai ukuran untuk
melaksanankan kegiatannya. Oleh karena itu perusahaan tersebut melakukan
sendiri kegiatan penambangan dan pengolahan andesitnya. Kegiatan
penambangan dan pengolahan bahan galian golongan C dilakukan oleh PT. Eka
Praya Jaya yang mendirikan “Crushing Plant†di Desa Pringgabaya Kecematan
Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Secara
sederhana pengertian dari mesin Crushing Plant adalah mesin yang digunakan
untuk memecah batu, namanya juga memecah jadi inti dari mesin ini adalah untuk
memecah batuan dari yang awalnya batu berukuran besar menjadi berukuran lebih
kecil. Pada PT. Eka Praya Jaya proses kominusi yang merupakan proses
meredukasi ukuran butir/batuan dengan menggunakan alat Jaw Crusher. Adapun
alat – alat bantu pada Jaw Crusher di PT. Eka praya Jaya, yakni : Hopper, Belt
Cnveyor, dan Vibrating Screen. PT. Eka Praya Jaya menetapkan jadwal jam kerja
senin – kamis & sabtu – minggu dimulai dari jam 07.30 – 16.30 wib, sedangkan
pada hari jumat dimulai jam 13.00 – 16.30. Hambatan pada kegiatan Unit
Crushing Plant di PT. Eka Praya Jaya dipengaruhi oleh dua faktor, yakni faktor
alat dan faktor manusia. Berdasarkan pengolahan data pada Lampiran 1.1
didapatkan hasil rata – rata waktu hambatan dengan waktu kerja produktif 7,5
jam/hari atau 450 menit/hari, dengan total hambatan dalam satu hari sebesar 161
menit/hari atau 2,68 jam/hari. Kinerja unit crushing plant,berdasarkan waktu kerja
efektif untuk tanggal 21 Oktober 2019 adalah sebesar 289 menit/hari atau 4,81
jam/hari denga efisiensi kerja 64,22 %. Dari perhitungan dapat diperoleh nilai
kesedian unit rata – rata,, dimana Kesediaan Mekanik (MA) yaitu 82,33 %,
Kesediaan Fisik (PA) yaitu 85,44 %, Kesediaan Pemakaian (UA) yaitu 79,39 %,
dan Kesediaan Efektif (EU) yaitu 67,84 %.
Kata kunci : Kinerja Unit Crushing Plant