Institusion
Universitas Muhammadiyah Mataram
Author
Eka, Rhamadanti
Subject
615.1 Obat-obatan, Materi Medika
Datestamp
2019-11-30 03:29:13
Abstract :
Sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB merupakan operasi yang sering dilakukan dan memiliki resiko yang sangat besar terjadinya infeksi luka operasi. Antibiotik profilaksis digunakan untuk mencegah infeksi kuman tertentu yang peka terhadap antibiotic tersebut sebelum terjadi kolonisasi dan multipliaksi, maka profilaksis sering berhasil. Evaluasi penggunaan antibiotic pada pasien section caesarea di RSUD Provinsi NTB adalah cefotaxime dan ceftriaxone yang termasuk golongan sefalosporin generasi III.Penelitian ini bertujuan untuk meengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada sectio caesarea dengan Pedoman Penggunaan Antibiotik (PPAB) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada bulan Juni 2019. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pengambilan data rekam medis secara retrospektif. Analisis yang dilakukan terhadap penggunaan antibiotik meliputi tepat pasien, tepat dosis, tepat obat, tepat frekuensi, dan tepat indikasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk tepat pasien 100%, tepat obat 4%, tepat indikasi 100%, tepat dosis 100%, dan tepat frekuensi 100%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata ketepatan penggunaan antibiotik pasien section caesarea sebanyak 80,8%..
Kata kunci : Sectio Caesarea, Antibiotik, Evaluasi Penggunaan Antibiotik, Rumah Sakit