Abstract :
Pengembangan komuditas sayuran secara kuantitas dan kualitas dihadapkan oleh
persoalan semakin sempitnya lahan pertanian. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hasil
dari pertumbuhan tanaman pakcoy secara hidroponik dengan sistem Wick dan NFT dan
untuk mengetahui perbedaan hasil produksi tanaman pakcoy dengan sistem Wick dan NFT
dengan pemberian nutrisi 1 kali, 2 kali dan 3 kali selama tanam. Parameter yang di teliti
yaitu brangkasan basah bagian atas, brangkasan basah akar, brangkasan kering bagian atas,
brangkasan bagian akar, jumlah daun, Panjang akar, tinggi tanaman. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)
dengan melakukan percobaan langsung di Green House fakultas pertanian universitas
muhammadiyah mataram. Dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan sehingga didapatkan 18 plot
ulangan. Frekuensi pemberian nutrisi menunjukkan hasil yang signifikan pada tinggi
tanaman, jumlah daun, berat basah, berat kering tanaman, berat basah akar, berat kering
akar dan panjang akar. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa sistem yang paling baik
dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman pakchoy adalah sistem wick dengan frekuensi
pemberian pupuk sebanyak 3 kali.
Kata Kunci: Hidroponik, Wick, NFT, Pakchoy