Abstract :
Para masyarakat Desa Pongkolong yang umumnya bekerja dibidang tani mengalami krisis ekonomi akibat kerusakan tanaman yang menjadi alat mata pencaharian, jika kerusakan tanaman saja sudah terjadi maka para petani juga akan mengalami gagal panen. Melihat krisis ekonomi yang terjadi di Desa Pongkolong akibat kekeringan, penulis merasa tertarik untuk mengangkat persoalan ini guna untuk diteliti.tujuan dari penelitian ini adalah 1)mengetahui faktor terjadinya kekeringan di Desa Pongkolong 2)mengetahui dampak kekeringan terhadap ekonomi Masyarakat di Desa Pongkolong, 3) mengetahui upaya yang dilakukan masyarakat dan pemerintah di Desa Pongkolong untuk mengurangi dampak kekeringan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pegumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi,teknik wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Serta analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data,reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dampak kekeringan terhadap ekonomi masyarakat sangat besar, yang mana masyarkat kesulitan keuangan dan kehilangan pekerjaan. Pemerintah dan masyarakat juga telah dan akan melakukan upaya penanggulangan untuk mengurangi dampak dan kekeringan di Desa Pongkolng.
Kata kunci: Dampak kekeringan dan Ekonomi Masyarakat